Unsurunsur bunyi yang berupa irama, nada, dan lagu dipadukan sehingga membentuk suara yang harmonis. Sedangkan unsur-unsur seni musik yakni irama, melodi, harmoni, birama, tangga nada, tempo, dinamika, dan timbre. Bentuk seni yang satu ini memiliki fungsi untuk memberi kenikmatan pada indera pendengaran sebagai ekspresi diri dan hiburan. Prinsipkerajinan tekstil adalah berbagai unsur dan patokan yang dapat membuat suatu kerajinan tekstil memiliki kualitas tinggi dan sesuai dengan fungsinya. Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 43) prinsip kerajinan tekstil berdasarkan fungsi hias dan fungsi pakai adalah sebagai berikut. 1. Keunikan Bahan Kerajinan Syukuralhamdulillah, penulis telah dapat menyelesaikan penulisan materi ajar ini yang berjudul "Menganalisis Jenis, Fungsi dan Unsur Seni Budaya Nusantara dalam Bentuk Wayang Kontemporer", ditulis dalam rangka memenuhi tugas pembuatan materi ajar Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan Angkatan 4 Universitas Syiah Kuala Aceh, tahun 2021 KonsepBudaya. Budaya atau konsep kebudayaan berasal dari bahasa sansakerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi ( budi atau akal ) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Dalam bahasa inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata latin coler, yaitu mengolah atau mengerjakan. . RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Bidang Keahlian Kelas / Semester Tahun Pelajaran Alokasi Waktu SMK N/S Seni Budaya .......................... X/Ganjil 2017/2018 15 JP 5 Pertemuan A. Kompetensi Inti KI 3 KI 4 Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup Simulasi dan Komunikasi Digital, dan Dasar Bidang Pariwisata pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan lingkup Simulasi dan Komunikasi Digital, dan Dasar Bidang Pariwisata. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi IPK Kompetensi Dasar KD Memahami konsep seni Mempresentasikan konsep seni Indikator Pencapaian Kompetensi IPK 1. Menjelaskan pengertian Seni 2. Memahami Sifat Dasar seni 3. Mendeskripsikan Struktur seni 4. Mendeskripsikan Nilai Seni 5. Mendeskrisikan pengertian Genre / Fungsi seni 6. Mendeskripsikan Apresiasi Mempresentasikan konsep seni Materi Pembelajaran Konsep Seni C. Tujuan Pembelajaran Melalui proses mencari informasi, menanya, berdiskusi dan presentasi peserta didik di harapkan mampu Menjelaskan pengertian Seni, Memahami teori-teori seni, Mendeskripsikan sifat dasar seni, Mendeskripsikan Struktur Seni serta mampu Mempresentasikan konsep seni dengan rasa rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran, bersikap jujur, percaya diri dan pantang menyerah, serta memiliki sikap responsif berpikir kritis dan proaktif kreatif, serta mampu berkomukasi dan bekerjasama dengan baik D. Materi Pembelajaran Konsep Seni 1. Pengertian Seni Dalam bahasa Sanskerta, kata seni disebut cilpa. Sebagai kata sifat, cilpa berarti berwarna, dan kata jadiannya su-cilpa berarti dilengkapi dengan bentuk-bentuk yang indah atau dihiasi dengan indah. Sebagai kata benda cilpa berarti pewarnaan, arti ini kemudian berkembang menjadi segala macam kekriaan yang artistik. Cilpacastra yang banyak disebut-sebut dalam pelajaran sejarah kesenian, adalah buku atau pedoman bagi para cilpin, yaitu tukang, termasuk di dalamnya apa yang sekarang disebut seniman. Saat itu belum ada pembedaan antara seniman dan tukang. Pemahaman seni sebagai ekspresi pribadi belum ada dan seni merupakan ekspresi keindahan masyarakat yang bersifat kolektif. Pemahaman ini pada kenyataannya tidak hanya terdapat di India dan Indonesia saja, tetapi juga terdapat di Barat pada masa lampau. Istilah seni yang disepadankan dengan kata art dalam bahasa Inggris berawal dari, istilah-istilah dalam bahasa Latin pada abad pertengahan ars, artes, dan artista. Ars berarti teknik atau craftsmanship, yaitu ketangkasan dan kemahiran dalam mengerjakan sesuatu; adapun artes berarti kelompok orang-orang yang memiliki ketangkasan atau kemahiran; sedangkan artista adalah anggota yang ada di dalam kelompok-kelompok itu. Dengan demikian kata artista kiranya dapat dipersamakan dengan cilpa yang berasal dari bahasa Sanskerta. Kata ars inilah yang kemudian berkembang menjadi l'arte Italia, l'art Perancis, elarte Spanyol, dan art Inggris, dan bersamaan dengan itu artinyapun berkembangan sedikit demi sedikit kearah pengertiannya seni ini. Walaupun demikian, di Eropa ada juga istilah-istilah lain yang berhubungan dengan seni, orang Jerman menyebut seni dengan die Kunst dan orang Belanda dengan Kunst, yang berasal dari akar kata yang lain walaupun dengan pengertian yang sama. Bahasa Jerman juga mengenal istilah die Art, yang berarti cara, jalan, atau modus, yang juga dapat dikembalikan kepada asal mula pengertian dan kegiatan seni, tetapi demikian die Kunst-lah yang digunakan untuk istilah kegiatan yang berhubungan dengan seni 2. Teori-teori seni Teori Mimesis Teori-teori ini berpijak pada pemikiran bahwa seni adalah suatu usaha untuk menciptakan tiruan alam. Kata mimesis berasal dari kata Yunani dimana teori ini pertama kali dicetuskan oleh Plato. Terjemahan yang tepat dari kata mimesis agak sukar dicari, karena bagi Plato mimesis ini tidak saja berlaku untuk senirupa melainkan juga berlaku untuk seni musik, drama dan sebagainya. Teori mimesis ini amat penting dalam tinjauan seni karena setelah zaman Yunani konsep ini dihidupkan kembali dalam seni Renaissance dan sampai sekarng masih cukup berpengaruh. Inti dari teori mimesis ini adalah perkembangan seni naturalis baik secara formal maupun sebagai pengenalan pengalaman. Teori Instrumental Teori-teori ini berpijak pada pemikiran bahwa seni mempunyai tujuan tertentu dan bahwa fungsi dan aktivitas seni sangat menentukan dalam suatu karya seni. Misalnya fungsi-fungsi edukatif, fungsi-fungsi propaganda, religius dan sebagainya. Cabang lain dari teori ini adalah seni sebagai sarana penyampaian perasaan, emosi dan sebagainya. Seni adalah sarana kita untuk mengadakan kontak dengan pribadi si seniman ataupun bagi seniman untuk berkomunikasi dengan kita. Teori Formalistis Thank you for using service! Only two pages are converted. Please Sign Up to convert all pages. 0% found this document useful 0 votes421 views31 pagesCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes421 views31 Menganalisis Jenis, Fungsi Dan Unsur Seni Budaya NusantaraJump to Page You are on page 1of 31 You're Reading a Free Preview Pages 8 to 26 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. 78% found this document useful 9 votes9K views43 pagesDescriptionpenjelasan tentang jenis, fungsi dan unsur seni budaya nusantaraOriginal Titlejenis, fungsi dan unsur seni budaya nusantaraCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsPPTX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?78% found this document useful 9 votes9K views43 pagesJenis, Fungsi Dan Unsur Seni Budaya NusantaraOriginal Titlejenis, fungsi dan unsur seni budaya nusantaraDescriptionpenjelasan tentang jenis, fungsi dan unsur seni budaya nusantaraFull descriptionJump to Page You are on page 1of 43 You're Reading a Free Preview Page 8 is not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Page 12 is not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 16 to 29 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 33 to 40 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. – Pada ksempatan kali ini kita kan mmebahas tentang Pengertian Seni Budaya Menurut Pendapat Ahli, Jenis, Fungsi dan Contoh nya yang akan kita bahas sepeti yang ada di bawah ini. Seni budaya adalah istilah yang dihasilkan dari kerja sama seni dan budaya yang penting. Berikut ini adalah penjelasan yang masuk akal; Seni Kata “seni” dalam bahasa Indonesia memiliki sejarah istilah yang tidak mudah baik secara terminologis maupun etimologis. Ini awalnya karena kurangnya istilah yang konsisten dalam bahasa Indonesia / Melayu untuk istilah seni dalam bahasa Inggris atau seni dalam bahasa Belanda. Asal usul kata seni dalam bahasa Indonesia tidak begitu jelas dan memiliki banyak teori, termasuk Kata artistik Melayu Riau Sungai Rokan adalah sonik dan berasal dari kata “so” atau “se”, yang berarti “satu”, yang berasal dari bahasa Sansekerta “swa” satu, yang menggabungkan dengan kata “nik” menjadi. yang memiliki sesuatu yang sangat kecil atau halus. Kata sonic / sonit / art berarti bentuk dan sifat yang halus. Kata seni dari bahasa Sanskerta Sani, yang berarti pengorbanan yang benar, pelayanan dan hadiah untuk membuat Anda mendapat informasi tentang upacara keagamaan yang disebut seni. Kata seni genius bahasa Belanda itu berarti genius atau memiliki kemampuan luar biasa yang lahir sejak lahir. Dari sini dapat disimpulkan bahwa seni adalah bakat yang dimiliki seseorang sejak lahir, buah dari kejeniusan. Budaya Kata “budaya” juga berasal dari bahasa Sanskerta “Buddhisme”, yang berarti sesuatu yang berkaitan dengan kemanusiaan dan kehendak manusia. Budaya dalam bahasa Inggris berarti budaya yang berasal dari bahasa Latin colere, yang berarti memproses atau bekerja. Budaya juga dapat diartikan sebagai cara hidup yang berkembang, dibagikan oleh sekelompok orang dan diturunkan dari generasi ke generasi. Budaya terdiri dari banyak elemen kompleks, termasuk sistem keagamaan dan politik, adat, bahasa, peralatan, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya adalah pola kehidupan. Budaya memiliki karakter yang kompleks, abstrak dan luas. Banyak aspek budaya yang juga menentukan perilaku komunikatif. Elemen sosial budaya ini tersebar dan mencakup banyak kegiatan sosial manusia. Pengertian seni dan budaya Seni dan Budaya adalah segala sesuatu yang telah diciptakan oleh manusia dalam hal gaya hidup dan yang telah dikembangkan bersama dalam sebuah kelompok yang telah menjadi elemen kecantikan estetika dari generasi ke generasi. Ini didasarkan pada makna yang disebutkan di atas dari setiap kata. Ketika kata-kata “seni” dan “budaya” digabungkan menjadi “seni budaya”, ini dapat diartikan sebagai karya seni yang sengaja dibuat. Penciptaan didasarkan pada alasan atau pemahaman banyak contoh kelompok sosial, yang kemudian diwariskan dari generasi ke generasi. Definisi seni dan budaya menurut para ahli meliputi Harry Sulastianto Harry Sulastianto, profesor seni rupa di Universitas Pendidikan Indonesia UPI, menjelaskan bahwa pemahaman seni dan budaya adalah pengalaman dalam kegiatan mengekspresikan ide-ide dan pemikiran estetika, termasuk realisasi kemampuan dan imajinasi titik-titik melihat berbagai objek, karya atau bahkan lingkungan yang dapat menghadirkan rasa yang menyenangkan dan menciptakan peradaban manusia yang lebih maju. Wajan Kartodirdjo Sartono Kartodirdjo adalah sejarawan Indonesia yang dikenal sebagai pelopor historiografi dengan pendekatan multi-dimensi. Dia berpendapat bahwa seni dan budaya adalah sistem yang koheren yang dapat secara efektif berkomunikasi melalui satu karya seni yang dapat menunjukkan makna umumnya. Thoyibi Thoyibi adalah filsuf yang sangat berpengaruh di Indonesia. Dia berpendapat bahwa seni dan budaya adalah perwujudan dari budaya yang telah berakar, yang terlibat dalam aspek budaya dan bahwa banyak orang dapat merasakan dan menembus sejarah peradaban manusia. Baca Juga Westernisasi – Pengertian, Ciri, Dampak, dan Contohnya Jenis Seni dan Budaya Seni budaya memiliki berbagai bentuk, termasuk yang berikut; Seni Tari Tarian adalah gerakan ritmis yang terjadi di tempat dan waktu tertentu untuk mengekspresikan perasaan dan menyampaikan pesan dari seseorang atau kelompok. Ekspresi gerakan dalam tarian memiliki tujuan untuk berbagai kebutuhan, seperti dakwah, ritual komunitas, menyambut tamu, dan lainnya. Dari zaman kuno hingga sekarang, tarian ini memiliki banyak variasi, dari tarian tradisional hingga tarian modern. Tarian tidak dapat dikatakan tentang seni jika tidak sesuai dengan unsur-unsur yang terdiri dari unsur utama dan unsur pendukung. Elemen utama adalah Wiraga tubuh, Wirama ritme dan Wirasa rasa. Sedangkan elemen pendukung terdiri dari beberapa gerakan, iringan berbeda, make-up dan kostum serta pola lantai / kunci. Seni Rupa Fine Art adalah cabang seni yang menggunakan seni untuk membentuk karya seni yang dapat ditangkap dengan mata telanjang dan merasa bijaksana. Cetakan dibuat dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur dan pencahayaan dengan referensi estetika. Dilihat dari terminologinya, istilah “seni rupa” pada awalnya diperkenalkan dan dipopulerkan oleh S. Sudjojono dalam bahasa Indonesia. Bergantung pada fungsinya, seni visual dapat dibagi menjadi dua area seni murni dan seni terapan. Proses penciptaan seni rupa lebih berfokus pada ekspresi jiwa, misalnya, lukisan, patung, fotografi, dll. Sementara dalam seni terapan proses pembuatan memiliki tujuan dan fungsi tertentu, misalnya kerajinan. Seni visual dapat dibagi lagi dalam bentuk dan bentuk menjadi seni dua dimensi dengan hanya panjang dan lebar dan seni tiga dimensi dengan panjang dan ruang. Seni Musik Musik adalah suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, suara dan harmoni, terutama dari suara instrumen yang dapat menghasilkan irama. Meskipun musik adalah semacam fenomena Intuisi, itu adalah bentuk seni untuk membuat, meningkatkan, dan menawarkannya. Musik artistik adalah cabang seni yang berfokus pada penggunaan melodi, irama, tempo, harmoni dan instrumen lainnya. Seni musik berperan sebagai alat untuk mengekspresikan perasaan penciptanya dan dapat meningkat dan berubah seiring waktu. Seni Teater Seni teater merupakan sebuah seni pertunjukan orang yang biasanya dipentaskan di atas panggung. Secara khusus, seni teater dapat diartikan sebagai seni dramatis yang menunjukkan perilaku manusia melalui gerakan, tarian dan lagu yang disajikan oleh para aktor dengan dialog dan pertunjukan. Istilah “teater” bisa luas atau terbatas. Contohnya adalah kelopak, boneka, perasaan, slapstick, akrobat. Seni Kriya Seni dan kerajinan dapat diartikan sebagai seni dari tangan dan mempertimbangkan berbagai aspek seni dan fungsionalitas. Secara etimologis, istilah “Kriya” berasal dari bahasa Sansekerta, yang berarti “krya” dan berarti bekerja. Fungsi Seni Budaya Fungsi seni dan budaya dapat dibagi menjadi dua fungsi, yaitu fungsi praktis dan fungsi estetika. Penjelasan berikut Praktis Ini berarti bahwa fungsi karya seni berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan manusia dalam arti fungsional. Misalnya, kursi dan meja penduduk Jepara. Tidak hanya indah untuk dilihat, tetapi karya seni ini juga dapat bermanfaat bagi kehidupan orang. Estetika Ini berarti bahwa fungsi karya seni terkait dengan pemenuhan kebutuhan manusia dalam hal dekorasi. Misalnya, lukisan, patung, patung dan lain-lain. Terkadang karya seni budaya ini juga digunakan untuk ritual keagamaan. Baca Juga Fenomena Sosial – Pengertian, Penyebab, Jenis dan contohnya Contoh Seni Budaya Di bawah ini adalah beberapa contoh seni dan budaya yang dikembangkan di Indonesia. Batik Seni Batik Batik Indonesia dinyatakan sebagai warisan budaya oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009, yang selanjutnya disebut sebagai Hari Batik Nasional. Batik pertama kali dibawa ke dunia internasional oleh mantan Presiden Indonesia Suharto, yang menggunakannya pada Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hingga saat ini, Batik telah berulang kali menyaksikan perkembangan motif dan teknik produksi. Alat Musik Angklung Pertunjukan Angklung Angklung adalah alat musik tradisional Westjava. Angklung terdiri dari bambu dan bunyi saat gemetar bunyi yang disebabkan oleh dampak tubuh peluit bambu menghasilkan bunyi dalam komposisi nada 2, 3, 4 nada berbagai ukuran, baik besar maupun besar besar, kecil bergetar. Angklung telah terdaftar sejak November 2010 sebagai karya besar warisan budaya lisan dan non-Buddhis dari UNESCO. Seni Wayang Kulit Pertunjukan Wayang Wayang Kulit adalah seni tradisional Indonesia yang sebagian besar dikembangkan di pulau Jawa. Kata Wayang berasal dari “Ma Hyang,” yang berarti pergi ke pikiran spiritual, dewa, atau Dewa Mahakuasa. Ada juga orang yang menafsirkan wayang sebagai istilah Jawa yang berarti “bayangan” karena penonton juga dapat melihat boneka dari belakang atau hanya dari bayang-bayang. Wayang Kulit dimainkan oleh seorang dalang yang juga bertindak sebagai juru bicara untuk karakter Wayang dan disertai dengan musik gamelan yang dibacakan oleh sekelompok lagu yang dinyanyikan oleh Nayaga dan Pesind. Seni wayang telah diakui oleh UNESCO sejak tahun 2003 dan secara luas diakui oleh masyarakat dunia. Reog Ponorogo Pertunjukan Reog Ponorogo Reog adalah salah satu seni dan budaya yang berasal dari barat laut Jawa Timur. Ponorogo dianggap sebagai kota Reog yang sebenarnya. Di gerbang kota Ponorogo ada hiasan berupa sosok Warok dan Gemblak, dua tokoh yang juga muncul ketika Reog ditampilkan. Reog sebagai salah satu budaya daerah di Indonesia, yang masih penuh dengan hal-hal mistis dan mistisisme yang kuat. Seni ini selalu dikaitkan dengan kerajaan Majapahit, yang ingin menyatukan kepulauan. Keris Keris Keris adalah senjata tajam milik kelompok belati yang memiliki titik tajam dan kedua belah pihak tajam. Keris memiliki banyak fungsi budaya yang dikenal di wilayah barat dan tengah Nusantara. Keris memiliki bentuk yang khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya karena bentuknya tidak simetris. Di pangkalan itu melebar, bilah sering berliku-liku dan banyak dari mereka memiliki pamor damascene, yang dapat menyebabkan lapisan terang lapisan logam pada bilah. Pada zaman kuno, anggota keluarga kerajaan menggunakan Keris sebagai warisan suci. UNESCO mengakui Kris sebagai kekayaan budaya Indonesia pada tahun 2005. Baca Juga Pengertian Pranata Sosial – Jenis, Ciri, Fungsi, Bentuk, Contoh Nilai Sosial – Pengertian, Ciri, Sumber, Fungsi, Contoh Pengertian Multikultural – Latar Belakang, Ciri, Bentuk Contoh Enkulturasi – Pengertian Menurut Ahli Dan Contohnya Demikianlah penjelasan diatas semoga dapat berguna dan bermanfaat untuk teman teman sekalian. Terima Kasih.

jenis fungsi dan unsur seni budaya nusantara